11 Jul 2016

Pengalaman Menggunakan Linux

Pertama kali saya menggunakan Linux sekitar dua tahun yang lalu, ketika saya membeli laptop baru. Laptop yang saya beli adalah laptop Dell 3000 series tipe 3442 yang dibundle dengan Ubuntu 12.04 (Precise Pangolin). Saat pertama kali kenal dengan Ubuntu 12.04 saya langsung jatuh cinta dengan Linux karena menurut saya benar-benar out of the box.

Tampilan desktop laptop saya, wallpaper GoT dapat gratis dari HBO.

Awal Menggunakan Linux

Awal-awal menggunakan Linux rasanya berat sekali. Hal ini bisa dimaklumi karena saya sudah terbiasa dengan Windows. Selain masalah kebiasaan, muncul lagi masalah teknis lain yaitu Wifi yang tidak berfungsi. Bagi saya, internet ibarat nyawa sebuah komputer. Setelah browsing sana-sini menggunakan smartphone, akhirnya saya menemukan permasalahannya. Ternyata saya belum mengaktifkan drivernya. -_-

Permasalahan tidak berhenti sampai di situ. Hal yang cukup menyita waktu dan membuat was-was adalah tentang kompatibilitas software. Hampir semua perangkat lunak di Ubuntu menggunakan lisensi sumber terbuka (meskipun ada beberapa yang propietary). Misalnya perangkat lunak pengolah dokumen di Ubuntu secara default menggunakan LibreOffice Writer. Meskipun LibreOffice Writer memiliki kompatibilitas yang tinggi dengan MS Words, tapi tetap saja pada beberapa kasus dokumen yang saya buat morat-marit gak karuan.

Tampilan antarmuka LibreOffice

Nyaman Dengan Linux

Pada awalnya memang sengsara, tetapi lama-lama menjadi terbiasa. Linux ternyata memberi berbagai macam kelebihan yang tidak saya temukan di Windows. Yang paling membuat saya nyaman adalah mengenai biaya. Menggunakan Linux benar-benar gratis. Saya tidak perlu khawatir dengan legalitas perangkat lunak yang saya gunakan. Sesuatu yang halal itu memang lebih nyaman. Jadi kepengen segera menghalalin kamu, ciye-ciye :D

Launcher a.k.a menu

Mencoba Berbagai Distro

Distro itu ibaratnya adalah produk akhir Linux yang dilempar ke konsumen. Distro banyak sekali macamnya. Ada distro lokal, ada pula distro global. Ada distro untuk hacker, ada distro untuk pengguna kantoran, bahkan ada pula distro yang dibuat khusus untuk balita/anak-anak. Jika Anda ingin mengetahui berbagai macam distro, anda bisa mengunjungi situs Distrowatch.

Seperti kebanyakan pengguna Linux yang lain, saya juga tertarik menggunakan beberapa distro. Distro yang sudah saya coba antara lain, Ubuntu, Ubuntu Mate, Kubuntu, Lubuntu, LXLE, Fedora, dan Xubuntu. Dari semua distro tersebut, saya akhirnya memantapkan pilihan pada Xubuntu. Alasannya Xubuntu lebih ringan dengan fitur yang cukup lengkap.

Penggunaan RAM

Kesimpulan

I Love Linux :)
Baca selengkapnya

24 Apr 2016

Gurihnya Sop Buntut - Rumah Makan Lombok Idjo Kediri

Kemarin sore (23/4) saya berkesempatan icip-icip makanan di Lombok Idjo Kediri. Melalui acara yang bertajuk "Kopdar Food Blogger", Lombok Idjo mempersembahkan menu populer mereka. Buat yang belum tahu, RM Lombok Idjo berlokasi di Jl Patiunus sekitar 100 m ke selatan kalau dari Kediri Mall. Area parkir yang luas, dan tempat yang bersih menjadi nilai plus tersendiri.

Setelah melalui proses undian, akhirnya saya mendapatkan menu masakan Sop Buntut. Setelah mengikuti pemaparan dari RM Lombok Idjo dan Biznet sebagai penyokong kegiatan, akhirnya tiba juga waktunya icip-icip makanan. Kebetulan sedari siang saya memang belum makan. :D

Sop Iga RM Lombok Idjo Kediri
Sop Iga RM Lombok Idjo Kediri (istimewa)

Foto di atas sebenarnya bukan foto Sop Buntut tapi foto Sop Iga. Saya kemarin sedikit kena apes, waktu mau motret makanan tiba-tiba gawai saja mati karena kehabisan daya. Apa mau dikata, akhirnya cuma makan saja tanpa foto-foto makanan.

Sejak pertama kali dihidangkan di meja, Sop Buntut sukses membuat cacing di perut saya loncat kegirangan. Aromanya khas sekali, aroma matang daging berkolagen tinggi. Kuah sopnya juga lumayan gurih. Bumbu kuahnya meresap kuat ke daging. Efek gurihnya daging juga membuat kuah benar-benar bercita rasa buntut. Skor 93 untuk Sop Buntut RM Lombok Idjo. :)

Jika Anda pecinta sop, maka Anda wajib mengunjungi RM Lombok Idjo Kediri. 
Baca selengkapnya

14 Des 2015

Cara Install Letsencrypt, SSL Gratis

Secure Socket Layer atau SSL tampaknya sudah menjadi suatu kebutuhan saat ini. Setahun yang lalu Google mengumumkan bahwa ketersediaan sambungan aman atau SSL menjadi salah satu faktor penting untuk menentukan ranking sebuah website[1]. Blogger sebagai platform blogging populer pun ikut-ikutan menambahkan fasilitas SSL. Hal ini semakin membuktikan bahwa SSL memang penting.

Ilustrasi keamanan (Pixabay)

Setidaknya terdapat dua faktor yang menyebabkan lambannya penerapan SSL oleh para pengelola website. Faktor pertama, penginstallan SSL membutuhkan teknologi tertentu. Misalnya suatu website harus memiliki dedicated IP. Atau jika menggunakan CPanel maka harus mendukung fitur SNI. Faktor kedua, adalah masalah biaya. Biaya yang harus dikeluarkan untuk mendapatkan sertifikat tidaklah murah. Rentang biaya sertifikat mulai dari Rp 70.000 hingga jutaan rupiah. Terdapat juga beberapa provider yang menyediakan sertifikat gratis yang bisa Anda manfaatkan. Provider gratis tersebut antara lain StartSSL, WoSign, dan Letsencrypt.

Karena StartSSL dan WoSign sudah banyak dibahas di blog-blog lain maka dari itu saya akan membahas Letsencrypt. Letsencrypt adalah sebuah layanan open source yang memberikan sertifikat gratis. Letsencrypt bersifat gratis, otomatis, dan transparan. Letsencrypt berada di bawah pengelolaan Internet Security Research Group (ISRG). Letsencrypt baru saja meluncurkan versi beta pada tanggal 13 Desember 2015.

Cara penginstallan Letsencrypt sangat berbeda dengan StartSSL atau WoSign. Untuk menginstall Letsencrypt diperlukan akses root ke server atau VPS. Pada tutorial kali ini saya menggunakan VPS 512 MB dari DigitalOcean (link afiliasi, gratis $10) yang sudah saya install Debian 8. Berikut ini adalah langkah-langkahnya [2][3] :

1. Buka terminal lalu install apache2, libgaus0, dan git

  apt-get install apache2 libaugeas0 git  

2. Install Letsencrypt

  git clone https://github.com/letsencrypt/letsencrypt  
  cd letsencrypt  
  ./letsencrypt-auto --apache 

3. Pada saat proses penginstallan, anda akan diminta untuk mengisi domain dan email yang Anda gunakan. Domain yang diisikan boleh lebih dari satu.


Lengkapi semua data yang diperlukan hingga proses penginstallan selesai.


Ketika proses penginstallan selesai maka Anda sudah bisa langsung menggunakan https untuk mengakses website Anda.


Sertifikat dari Letsencrypt hanya memiliki masa pakai 3 bulan karena masih dalam versi beta. Setelah 3 bulan Anda harus memperbarui sertifikat tersebut dengan mengeksekusi Letsencrypt lagi.

Selamat mencoba! :)


Referensi :
[1] http://searchengineland.com/google-starts-giving-ranking-boost-secure-httpsssl-sites-199446
[2] https://letsencrypt.readthedocs.org/en/latest/using.html#installation
[3] http://thehackernews.com/2015/12/How-to-Install-Lets-Encrypt-SSL-Certificate.html
Baca selengkapnya

12 Sep 2015

Selamat Tinggal Google, Selamat Datang DuckDuckGo

Isu privasi memang seringkali dianggap remeh oleh masyarakat Indonesia, termasuk juga saya. Awalnya saya tidak terlalu menganggap penting apa itu privasi di internet. Yang penting saya bisa memanfaatkan internet sesuai dengan kebutuhan saya. Saya yakin Anda pun juga demikian.

Tidak ada definisi yang tepat mengenai privasi, karena setiap masyarakat memiliki perspektif yang berbeda. Menurut Internet Society[1], privasi dapat diterjemahkan sebagai (1) pembagian konsensual dari data pribadi, (2) dalam konteks spesifik, (3) pada sebuah cakupan ekspektasi. Atau secara sederhana dapat diartikan sebagai seberapa jauh Anda menyetujui data Anda digunakan oleh penyedia layanan. Tentu saja di dalamnya mengandung segala macam konsekuensi yang Anda terima. Untuk memahami apa itu privasi dan cara melindungi privasi, Anda bisa mengunjungi http://www.internetsociety.org/melindungi-privasi-anda.

Mata-Mata Paling Nyata

Dalam beberapa aspek, search engine memang sangat membantu kita saat berselancar di dunia maya. Sebut saja Google, mesin pencari raksasa yang menguasai 89.3% pasar[2]. Bahkan seringkali Google menjadi situs internet pertama yang kita akses saat membuka browser. Namun semua kemudahan yang diberikan Google tersebut tidaklah gratis. Ada harga mahal yang harus dibayar pengguna. Apa itu? Jawabanya adalah privasi.

Google ibarat sebuah mesin mata-mata raksasa yang paling nyata. Setiap hari Google mengumpulkan data dari setiap aktifitas pencarian yang kita lakukan. Lalu dengan entengnya "menjual" informasi tersebut ke pihak ketiga untuk dipelajari dan digunakan sebagai sarana mengefektifkan iklan. Yang lebih parah lagi Google mengaku telah membaca email Anda melalui layanan GMail mereka [3]. Bayangkan setiap email pribadi yang Anda kirim/terima dibaca semua oleh Google. Oh no!

Welcome DuckDuckGo

Upaya yang paling efektif untuk melawan Google adalah dengan cara mengurangi secara bertahap penggunaanya. Baiklah, kita bisa memulai dengan meninggalkan Google Search dan mencari penggantinya. Secara pribadi saya menyarankan DuckDuckGo. Kenapa mesti DuckDuckGo? Jawabanya sederhana karena mereka tidak akan pernah mengumpulkan data Anda apalagi menjualnya untuk pihak ketiga[4]. Selain itu DuckDuckGo 100% opensource, Anda bisa memeriksa semua kode sumber yang digunakan DuckDuckGo untuk memastikan keamanannya.

Tampilan antarmuka DuckDuckGo (dokpri)

Apakah DuckDuckGo lebih baik dari Google? Jawabanya bisa ya dan juga bisa tidak. Secara pribadi saya sudah cukup puas dengan hasil pencarian yang disajikan DuckDuckGo. Meskipun demikian saya akui bahwa DuckDuckGo masih belum bisa menyamai Google dalam hal jumlah halaman yang mereka jelajahi. Hal ini bisa dimaklumi karena DuckDuckGo berumur lebih muda daripada Google.

Akhir kata, saya ucapkan salam perpisahan kepada Google Search. Dan memulai lembaran baru dengan DuckDuckGo. Bukan hanya Google Search, saat ini saya sedang memulai meninggalkan GMail dan menggunakan email dengan custom domain. Bahkan blog ini juga akan saya pindah ke Wordpress self-hosted. :)




Referensi :
[1] Melindungi Privasi Anda. http://www.internetsociety.org/melindungi-privasi-anda.
[2] Global Market Share for Search Engine 2015. http://www.statista.com/statistics/216573/worldwide-market-share-of-search-engines/
[3] Google Explains Exactly How It Reads All Your Email. http://www.huffingtonpost.com/2014/04/15/gmail-ads_n_5149032.html
[4] DuckDuckGo Privacy. https://duckduckgo.com/privacy
Baca selengkapnya

29 Jun 2015

Tentang Labu Erlenmeyer

Bagi Anda yang sering bergelut di laboratorium kimia pasti sudah tidak asing dengan yang namanya labu Erlenmeyer (biasanya hanya diucapkan Erlenmeyer saja). Erlenmeyer Flask atau Labu Erlenmeyer adalah sebuah labu berbentuk kerucut yang memiliki dasar datar. Labu Erlenmeyer menjadi semacam benda keramat bagi kimiawan. Karena hampir di setiap laboratorium kimia selalu tersedia yang namanya Labu Erlenmeyer.

Labu Erlenmeyer (sumber : Pixabay)

Emil Erlenmeyer

Dialah sang pencipta Labu Erlenmeyer. Richard August Carl Emil Erlenmeyer atau Emil Erlenmeyer lahir pada tanggal 28 Juni 1825 di Taunusstein, kota di sebelah Wiesbaden, Jerman, putra seorang pendeta Protestan. Erlenmeyer memulai studi di Universitas Justus Liebig, Giessen. Perjalanan studi Erlenmeyer tidak begitu mulus. Persaingan di lab terkenal Liebig cukup sengit. Bahkan dia harus berganti-ganti grup penelitian dan kehabisan uang. Meskipun demikian, ayahnya tetap bersikukuh agar dia menyelesaikan studi hingga mendapat kualifikasi "useful" dalam bidang farmasi.

Emil Erlenmeyer (sumber : Royal Society Chemistry)

Hingga pada tahun 1861, Erlenmeyer menciptakan sebuah labu yang membuatnya terkenal. Labu tersebut memiliki dasar datar yang sangat sempurna untuk pemanasan sehingga banyak digunakan untuk rekristalisasi. Sisi kerucut membuat cairan sulit tumpah sehingga cocok digunakan sebagai wadah analit titrasi yang memerlukan pengocokan. Labu itulah yang kemudian kita kenal dengan Labu Erlenmeyer. 
Baca selengkapnya

19 Jun 2015

Serunya Rayakan Momen Bareng BCA

Sebagai seorang mahasiswa yang kuliah di luar kota tentunya merupakan sebuah keharusan bagi saya untuk memiliki rekening bank. Rekening bank saya pergunakan untuk keperluan transfer uang. Karena menyangkut hajat hidup saya selama di perantauan, makanya saya tidak mau sembarangan memilih bank. Setelah mondar-mandir browsing kesana kemari akhirnya pilihan saya jatuh pada Bank BCA. Kenapa harus Bank BCA? Ya karena Bank BCA merupakan bank swasta terbesar dengan pelayanan terbaik yang telah dibuktikan dengan diraihnya beberapa penghargaan bergengsi.

Dulu saya membuka rekening di KCU BCA Kediri. Pelayanannya benar-benar memuaskan. Costumer Service-nya juga sabar, padahal saya orangnya banyak tanya. Sekedar informasi, saya akhirnya memilih produk BCA yang namanya Tahapan Xpresi. Tabungan yang keren, cocok untuk orang-orang dinamis seperti saya. Kartu ATM-nya pun keren banget, bisa pilih desain sesuai dengan keinginan. Dulu pengennya sih punya kartu ATM yang gambarnya foto saya. Tapi tidak jadi karena wajah saya kumus-kumus, maklum habis ngojek seharian. :p

Ada yang unik saat meyambangi KCU BCA terdekat di kota saya (Kediri). Di sana saya menemukan wahana dan setelah mencari tahu, itu adalah wahana augmented reality (AR). Di wahana ini, para pengunjung KCU bisa merasakan sensasi berkendara Mercedes-Benz S-Class. Di layar besar akan muncul gambar nasabah dalam sebuah mobil Mercy.

Penampakan Wahana AR di KCU BCA Kediri (dokpri)
Lalu, jika sudah mencoba, saya merekomendasikan agar Anda  semua bergaya dan berpose di atasnya dengan gaya selebrasi seunik dan semenarik mungkin. Setelah itu, hasil foto atau videonya Anda share ke Facebook dan Twitter dengan hastag #RayakanMomen beserta #RayakanKediri (kebetulan saya tinggal di Kediri) terus mention ke @GoodLifeBCA . Selain di Bandung, mesin AR yang canggih ini hadir pula di Surabaya, Medan, Palembang, Semarang, Bandung, Makassar, dan Samarinda

Mesin AR ini akan aktif mulai dari 15 Juni 2015 sampai 3 Juli 2015. Lebih lengkapnya Anda semua bisa check di sini . Tadi saya juga ditunjukin URL tersebut sama Mbak CS-nya lho.
Ada hadiah keren buat foto-foto yang masuk dan diseleksi oleh juri-juri BCA Smartphone Xiaomi Redmi2 yang sedang hype dan Samsung S6 canggih teranyar. Anda juga tidak perlu khawatir untuk tidak menang karena hadiah akan dibagikan setiap minggunya di setiap cabang (Xiaomi Redmi2), khusus untuk Samsung S6 akan dibagikan di akhir periode sebagai Grand Prize.

Foto Saya Sedang Mengendarai Mercy. Hehehe (dokpri)

Belum dapat hadiah dari AR Competition? Jangan khawatir. BCA juga memiliki program lain yang juga menggiurkan. Apalagi kalau bukan Gebyar Tahapan BCA. Program rutin yang diundi tiap tahun ini terbukti telah menjadi andalan BCA untuk memanjakan nasabah. Siapa sih yang gak ngiler jika disuguhi hadiah-hadiah yang keren macam mobil Mercedes-Benz S-Class? :D

Setiap tahun sepertinya BCA memang tak pernah bosan berbagi hadiah. Buktinya, Gebyar Tahapan BCA yang melegenda ini juga sedang mencari pemenang baru tahun 2015. Semua nasabah yang punya Tahapan BCA, Tahapan Gold, Tahapan Xpresi, dan nasabah BCA Syariah yang memiliki Tahapan iB dan Tahapan Rencana iB, bisa ikutan program ini. Hadiahnya pun banyak sekali. Kebetulan saya baca di selebaran BCA di situ, ada ratusan motor Honda, puluhan Mercedes-Benz C-Class, dan yang paling top Mercedes-Benz S-Class.

Untuk bisa ikut Gebyar Tahapan BCA, nasabah harus mengumpulkan kupon sebanyak mungkin. Kupon ini nanti akan diundi dan mendapatkan hadiah. Apa yang harus dilakukan untuk menambah kupon?

  • Terus tambah nominal saldo Anda
  • Bayar tagihan kartu kredit, listrik, air, telepon, dan lainnya pakai e-Banking BCA (KlikBCA, m-BCA, dan ATM)
  • Beli pulsa, tiket dan lainnya pakai e-Banking BCA (KlikBCA, m-BCA, KlikPay dan ATM), 
  • Belanja pakai Debit BCA.

Semakin  sering aktivitas-aktivitas di atas Anda lakukan dalam setiap momen keseharian, maka akan menambah pundi-pundi kupon, dan itu  berarti semakin besar kesempatan Anda untuk memenangkan hadiah-hadiah dari Gebyar Tahapan BCA 2015 yang disediakan.

*Bayar tagihan kartu kredit, listrik, air dan lain-lain atau beli pulsa, tiket, dll.

Anda bisa melihat info detail di http://www.bca.co.id/gebyartahapanbca karena di sini Anda semua mendapatkan berbagai informasi valid. Ada juga simulasi yang berisi tentang bagaimana caranya memperbesar kemungkinan menang. Gampang caranya dan ada hints  untuk menang. Bener-bener seru deh GTB tahun ini.

Belum memiliki tabungan BCA? Jangan khawatir, membuka tabungan BCA sangat mudah. Cukup bawa kartu identitas ke kantor BCA terdekat di kota Anda. Untuk informasi lebih lanjut Anda bisa membuka website Bank BCA www.bca.co.id. Ayo kita #RayakanMomen bareng-bareng. :)
Baca selengkapnya

10 Jun 2015

Fakta-Fakta Menarik Seputar Jembatan Lama Kota Kediri

Jembatan Lama Kota Kediri adalah jembatan yang menghubungkan antara Kota Kediri bagian barat dengan Kota Kediri bagian timur. Jembatan tersebut sampai saat ini masih kokoh berdiri dan dapat digunakan dengan baik meskipun usianya sudah mencapai lebih dari satu abad (146 tahun). Jembatan Lama merupakan bukti kejayaan Kediri pada zaman kolonial Belanda. Jembatan Lama Kediri menyimpan berbagai fakta menarik yang perlu Anda ketahui :

1) Jembatan Konstruksi Besi Pertama di Jawa

Jembatan Lama memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan jembatan lain. Jembatan Lama menggunakan konstruksi besi berbeda dengan jembatan modern yang menggunakan konstruksi beton. Konstruksi besi ini dibangun di atas tiang sekrup yang dipasang di dalam sungai. Jembatan di atas Kali Brantas di Kediri adalah jembatan besi yang pertama di Jawa dan merupakan mega proyek di jamannya.

Jembatan Lama Kota Kediri Tempo Dulu (sumber : Merdeka.com)

2) Dibangun Oleh Seorang Insinyur Belanda

Jembatan Lama dirancang oleh insinyur kenamaan Belanda saat itu, Sytze Westerbaan Muurling. Sytze Westerban lahir di Belanda pada 29 November 1836, meninggal dunia. 17 Oktober 1876 di Batavia. Dia adalah anak dari Dr W. Muurling seorang pendeta dan juga seorang profesor teologi.
Pada tahun 1859 dia memperoleh ijazah insinyur sipil. Atas perintah Menteri koloni 4 Februari 1860 ia diangkat ke direktur pekerjaan umum di Hindia Belanda.

3) Jembatan Pertama yang Menghubungkan Surabaya dengan Madiun

Keberadaan Jembatan Lama pada zamannya sangatlah krusial. Karena selain menjadi penghubung wilayah Kota Kediri bagian barat dan timur, Jembatan Lama juga menjadi satu-satunya jembatan yang menghubungkan Kota Surabaya dengan Kota Madiun. Maka tak heran jika pemerintahan kolonial memberi perhatian lebih pada jembatan besi tersebut.
Baca selengkapnya