Sprinter atau pelari jarak pendek (?) akan ngos-ngosan apabila disuruh menempuh jarak yang jauh. Umumnya stamina sprinter tidak sestabil marathoner. Satu-satunya kelebihan seorang sprinter dibanding marathoner hanyalah akselerasinya dalam sekian detik.

Ilustrasi Sprinter (sumber : Pixabay)

Menurut saya dalam hal irama kerja, seseorang dapat dikategorikan sebagai sprinter apabila suka ngebut dimenit-menit awal. Tetapi daya tahannya terhadap suatu pekerjaan sangatlah payah. Seorang dengan typical sprinter bukanlah pekerja kantoran yang baik. Boyoknya cepat encok jika dipaksa untuk duduk dalam jangka waktu yang lama. Jadi seorang petani pun juga bukan merupakan pilihan yang tepat. Bisa-bisa mati bosan ngurusin tanaman. Intinya seorang sprinter tidak bisa disuruh bekerja dalam jangka waktu yang lama. Karena semangatnya cepat habis jika tidak mendapatkan tantangan kerja yang berarti.

Lalu apa pekerjaan yang cocok bagi seorang degan typical sprinter? Jawabannya banyak! Tapi yang paling tepat menurut saya adalah pekerjaan yang berkaitan dengan bidang IT. Perkembangan IT yang super dinamis sangat cocok dengan irama kerja manusia bertipe sprinter.

Bagaimana? Apakah Anda bertipe sprinter? Cobalah utak-atik komputer Anda. Ingat, jangan sampai rusak ya!